Nona…
Maafkan aku
Pertemuan singkat itu telah membuatku jatuh cinta
Aku telah jatuh cinta
Sebelum aku sempat mengenalkan kamu pada musim
Aku telah jatuh cinta
Sebelum sempat mencapai kesadaranku yang hilang
Aku takut jika aku masih mencintainya
Dengan cinta-ku yang gila (mencintainya sekaligus membencinya)
Aku tidak ingin jika ini hanya pelarian saja
Tapi cobalah kamu dengar
Pertemuan kita dipantai itu
Telah membuat hatiku bergemuruh
Mengalahkan suara deburan ombak
Detakannya lebih besar dari suara langkah sepatumu diatas aspal bertalu
Aku telah diselimuti warna merah jambu
Tidakkah kamu lihat wajahku
Memerah malu ketika kita bercanda dan menempelkan lengan kita
Mencari tahu siapa diantara kita yang lebih indah warna kulitnya
Dan yang paling aku kagumi darimu
Adalah dengan polos bercerita tentang sakitmu
Lalu menunjukkannya kepadaku
Sambil mengangkat rokmu sampai lutut
Itu adalah luar biasa
Aku melihatmu seperti gadis-gadis lain
Yang pernah hadir
Cantik dan manis
Tapi ada yang berbeda
Kamu adalah apa adanya dirimu
Aku menyukaimu karenanya
Melihatmu, seolah aku bercermin ke dalam jiwaku sendiri
Nona, aku pernah jujur bukan
Tentang perasaanku yang tiba-tiba menaruh rindu kepadamu
Tapi aku takut, jika jarak kita akan menjadikan kita
Dua jiwa yang dipisah Tuhan oleh cinta
Aku takut kejadian yang sama terulang kembali
Seperti katamu menjawab keraguanku







