Sebab berbagi begitu indah..

CACING MANIS DI PANTAI SELATAN PULAU LOMBOK





Bau Nyale merupakan perayaan budaya di Lombok dan diselenggarakan tahunan, pada hari perayaan tersebut ribuan warga Lombok membanjiri Pantai Seger, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Tradisi ini diperingati dengan cara menangkap cacing laut yang dipercaya warga sebagai jelmaan seorang putri raja dalam legenda Putri Mandalika.
Putri Mandalika sendiri adalah seorang putri raja di Pulau Lombok. Kecantikannya ternyata memukau banyak pangeran di Pulau Lombok sehingga banyak pinangan yang datang dan jika sampai memilih salah satu diantara pangeran- pangeran tersebut maka akan terjadi peperangan besar antar kerajaan. Sang putri bingung lalu setelah beberapa hari memikirkan jalan keluarnya, akhirnya ia memutuskan untuk menceburkan diri ke Pantai Selatan. Setelah kejadian tersebut, setiap tahun munculah Nyale yang dipercaya sebagai jelmaan dari rambut Putri Mandalika
Setiap tahun warga akan berbondong-bondong datang 2 hari atau sehari sebelum perayaan tersebut dilaksanakan dan mereka akan menginap disekitar pantai. Itu dilakukan karena Nyale biasanya keluar sejak jam 2 Pagi sampai jam 7 pagi harinya. Dan biasanya digelar beberapa kesenian dan acara tradisional seperti betandak (berbalas pantun), bejambik (pemberian cendera mata kepada kekasih) serta Belancaran (pesiar dengan perahu). Tak lupa dipertunjukan juga pementasan drama dari kisah Putri Mandalika.
Bau Nyale diselenggarakan setiap tahun oleh masyarakat Lombok, Tradisi ini dilakukan beberapa hari sesuai bulan purnama yaitu pada hari ke-19 dan 20 bulan 10 dan 11 dalam penanggalan suku Sasak. Biasanya tanggal tersebut jatuh pada bulan Februari dan Maret. Upacara penangkapan cacing nyale dibagi menjadi dua yakni dilihat dari bulan keluarnya nyale-nyale dari laut dan waktu penangkapannya. 

Dilihat dari waktu penangkapan juga masih dibagi lagi menjadi jelo pemboyak dan jelo tumpah. Bulan keluarnya nyale dikenal dengan nyale tunggak dan nyale poto. Nyale tunggak merupakan nyale-nyale yang keluarnya pada bulan kesepuluh sedangkan nyale poto keluarnya pada bulan kesebelas. Kebanyakan nyale-nyale keluar saat nyale tunggak. Oleh sebab itu, banyak masyarakat yang menangkap nyale saat bulan ke-10. Nyale sendiri adalah cacing laut termasuk dalam filum Annelida. Nyale hidup di dalam lubang-lubang batu karang yang ada dibawah permukaan laut. Uniknya, cacing-cacing nyale tersebut hanya muncul ke permukaan laut hanya dua kali setahun.
Bau Nyale biasanya dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai di pulau Lombok selatan, khususnya di pantai selatan Lombok Timur seperti pantai Sungkin, pantai Kaliantan, dan Kecamatan Jerowaru.

Selain itu, juga dilakukan di Lombok Tengah seperti di pantai Seger, Kuta, dan pantai sekitarnya. Di lombok barat sendiri biasa dilakukan di pantai selatan lobar (Desa Buwun Mas), Pantai Pengantap, Meang, dan Kanduk Buwun Mas. Saat melakukan tradisi ini biasanya juga dilengkapi dengan berbagai hiburan pendamping.


Pada tahun 2017, Bau nyale akan diselenggarakan pada 18 Pebruari.


Ditulis oleh: Upank
Share:
Lokasi: Buwun Mas, Central Sekotong, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara, Indonesia
0 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Post a Comment

+ Follow
Join on this site

with Google Friend Connect

MUSIC

small rss seocips Music MP3
Kegabutan Admin !!!

Recent Post

seocips f G t
Hallo, Nama saya Saparwadi Ashari, Saya lahir di Dusun
Lemer dusun terpencil di Kecamatan Sekotong Lombok Barat, ADD sosial Network saya. Read More »
 

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER