Sebab berbagi begitu indah..

REALISTISKAH MEMBLOKIR MEDSOS?

Heboh telegram diblokir. Banyak yang nyeletuk kenapa instagram, facebook, youtube dan lain-lain tidak ikut diblokir.
Tau tidak, Presiden Jokowi memberikan target kunjungan wisatawan manca negara tahun 2019 sebanyak 20juta WISMAN dan dicanangkan menjadi sumber devisa utama negara mengalahkan sektor MIGAS.
Tau tidak, menurut data google, 70% wisatawan Amerika melihat video traveller di youtube sebelum memutuskan untuk berkunjung ke suatu tempat.
Untuk eropa dan Asia saya tidak punya datanya, tapi tidak jauh berbeda dengan Amerika kok.
Tau tidak, 32% dari total spending wisatawan itu dialokasikan ke "shoping" kuliner dan oleh-oleh, yang mana 2 hal ini dampaknya langsung ke masyarakat. Diluar hitungan ppn 10% tentunya.
Tau tidak, instagram dan facebook itu sekarang alat pendukung proses pengambilan keputusan bagi wisatawan sebelum memutuskan datang ke suatu tempat. Data tepatnya berapa? Oh tidak akan saya tulis disini karena itu jualan kami di travelingyuk.com
Saya sih g berani bayangkan berapa kerugian Indonesia kalau layanan yang saya sebut diatas itu di blokir.
Saya juga rada geli membayangkan berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan pemerintah untuk promosi pariwisata tanpa layanan2 diatas.
Berapa banyak perusahaan yang akan gulung tikar, terutama yang mengandalkan sumber traffic, user dan interaksi dari layanan2 diatas.
Berapa banyak youtuber yang bakalan kehilangan sumber pendapatan sekaligus kehilangan tempat eksis.
Jika tulisan diatas belum memberikan gambaran dampak dari layanan2 yang telah saya sebut, saya coba berikan gambaran lainnya.
Tau lagu yang sedang hits sekarang ini kan? Pasti tau dong "Despacito" Ya lagu tersebut menjadi salah satu penyebab puerto rico selamat dari kebangkrutan.
Yang pasti bukan karena lirik nya tapi karena video klip yang menampilkan objek2 keren di puerto rico, wal hasil pariwisata puerto rico meningkat 45%.
Coba tebak dimana mayoritas orang lihat video Klip nya? Jawabannya adalah YOUTUBE. Sampai status ini saya tulis sudah ada 2,551,916,112 views dan saya pastikan akan bertambah ketika teman-teman membaca status ini
Kalau kita berhitung cermat, mestinya bisa ketemu angka positif dan negatif nya. Tapi lama-lama saya juga mikir, kenapa cuma telegram yang diblokir.
Layanan sebelumnya ada vimeo karena mengandung konten porno. Youtube sejatinya tak kalah banyak konten porno nya. Tapi, Ah sudahlah. Suka-suka pemerintah saja. Dan jangan salahkan netizen kalau ada yang mikir jangan-jangan ada yang bayar biar telegram di blokir.
Saya juga bingung tulisan ini buat siapa ? 



Oleh: Sa'atul Ihsan
Share:
0 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Post a Comment

+ Follow
Join on this site

with Google Friend Connect

MUSIC

small rss seocips Music MP3
Kegabutan Admin !!!

Recent Post

seocips f G t
Hallo, Nama saya Saparwadi Ashari, Saya lahir di Dusun
Lemer dusun terpencil di Kecamatan Sekotong Lombok Barat, ADD sosial Network saya. Read More »
 

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER